Cara Mengolah Tepung Umbi Garut, Jadi Obat Alami Asam Lambung dan Maag

Umbi garut
Sumber :
  • Pinterest

Cianjur – Tepung umbi garut mulai dikenal sebagai solusi untuk masalah pencernaan. Bahan alami ini terbukti efektif menetralkan asam lambung berlebih.

img_title Manfaat Kacang Hijau Ternyata Bisa Turunkan Kolesterol, Begini Cara Konsumsinya!

Pengolahan tepung umbi garut sangat mudah dan tidak membutuhkan bahan tambahan. Rasanya yang hambar membuatnya cocok dikonsumsi siapa saja.

Kandungan pati yang tinggi dalam tepung umbi garut sangat baik untuk lambung sensitif. Sifatnya yang mudah dicerna membantu proses penyembuhan maag secara alami.

img_title Manfaat Kacang Mete Ternyata Bisa Cegah Batu Empedu, Ini Faktanya!

Dilansir dari Channel YouTube Siti Aminah, berikut cara mengolah dan manfaat tepung umbi garut.

Cara Mengolah Tepung Umbi Garut

img_title Daftar 7 Makanan Tinggi Vitamin D yang Mudah Ditemukan di Indonesia

Ambil 3 sendok makan atau sekitar 30 gram tepung umbi garut. Campurkan dengan air secukupnya hingga membentuk adonan yang tidak terlalu kental.

Masak adonan dengan api kecil sambil terus diaduk agar tidak gosong. Proses memasak membutuhkan kesabaran karena harus diaduk terus menerus.

Setelah matang dan mengental, angkat dari api dan biarkan sedikit dingin. Tepung garut siap dikonsumsi dalam keadaan hangat.

Manfaat untuk Penderita Asam Lambung

Tepung umbi garut bekerja sebagai pelapis alami dinding lambung yang terluka. Sifat basa yang dimilikinya efektif menetralkan asam lambung berlebih.

Kandungan seratnya membantu proses pencernaan menjadi lebih lancar. Tepung ini juga aman dikonsumsi penderita diabetes karena rendah gula.

Aturan Konsumsi

Pemula sebaiknya mengonsumsi tepung umbi garut sekali sehari sebelum sarapan. Bagi yang sudah terbiasa bisa meningkatkan frekuensi menjadi dua kali sehari.

Tambahkan madu atau gula aren sedikit jika ingin rasa yang lebih manis. Hindari pemanis buatan yang justru bisa memperparah kondisi lambung.

Selama mengonsumsi tepung umbi garut, hindari makanan pedas dan asam. Minuman berkafein dan soda juga sebaiknya dihentikan sementara.

Pola hidup sehat harus tetap dijaga untuk hasil yang maksimal. Konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan olahraga ringan sangat dianjurkan.