Ramuan Herbal Ini Ampuh Lawan Batuk Kering dan Berdahak Secara Alami

Ilustrasi batuk
Sumber :
  • Pinterest

Cianjur – Musim pancaroba sering membuat tubuh rentan terserang batuk. Kondisi ini memang menyebalkan karena mengganggu aktivitas sehari-hari.

img_title 5 Bahan Dapur Ampuh Usir Jerawat Membandel, Dokter Sudah Buktikan Khasiatnya yang Manjur

Sebelum terburu-buru ke apotek, cobalah lirik bahan-bahan alami di sekitar rumah. Ternyata banyak ramuan herbal yang ampuh mengusir batuk membandel.

Batuk sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu batuk berdahak dan batuk kering. Batuk berdahak menghasilkan lendir dan biasanya disebabkan infeksi virus atau bakteri.

img_title Jus Jeruk Tomat Jahe Bisa Menurunkan Kolesterol Hingga Normal dalam 2 Minggu

Menurut Apt. Rian Nurdiana M.Farm. dalam channel YouTube Belajar Obat, berikut ramuan herbal mengatasi batuk yang bisa dibuat sendiri di rumah.

1. Jahe untuk Batuk Berdahak

img_title Cara Mengolah Tepung Umbi Garut, Jadi Obat Alami Asam Lambung dan Maag

Siapkan dua ruas jahe segar, satu jeruk nipis, dan satu sendok makan madu. Geprek jahe lalu rebus dengan 300 ml air selama 10 menit.

Setelah hangat, tambahkan perasan jeruk nipis dan madu. Minum ramuan ini dua kali sehari untuk melegakan tenggorokan yang berlendir.

2. Kencur untuk Batuk Kering

Parut halus dua ruas kencur bersih, tambahkan 30 ml air hangat. Peras dan saring, lalu campur dengan satu sendok madu.

Ramuan ini diminum dua kali sehari khusus untuk batuk tanpa dahak. Kencur bekerja sebagai antitusif yang menekan refleks batuk.

3. Daun Sirih dan Kayu Manis

Rebus lima lembar daun sirih dengan satu batang kayu manis menggunakan 400 ml air. Biarkan hingga tersisa 250 ml, saring dan minum hangat.

Kombinasi ini efektif melawan infeksi penyebab batuk berdahak. Diminum dua kali sehari untuk hasil optimal.

Ramuan tradisional memang membutuhkan kesabaran dalam prosesnya. Namun manfaatnya terbukti turun-temurun dan minim efek samping.

Jika batuk berlanjut lebih dari dua minggu, segera konsultasi ke dokter. Pengobatan herbal sebaiknya menjadi pendamping, bukan pengganti terapi medis.