Mitos atau Fakta? Pisang Goreng Tidak Mengandung Kolesterol, Tapi...

Pisang Goreng
Sumber :
  • id.pinterest.com

Cianjur – Siapa yang takut makan pisang goreng karena khawatir kolesterol? Dr. Hans membawa kabar baik bahwa pisang goreng memang bebas kolesterol. Tapi tunggu dulu, ada fakta penting lainnya yang perlu kamu ketahui tentang gorengan favorit ini.

img_title Bunga Rosella Ternyata Punya Khasiat Ampuh Turunkan Tekanan Darah Tinggi dan Kolesterol, Begini Cara Kerjanya

Kolesterol hanya terdapat dalam produk hewani. Pisang goreng terbuat dari pisang, tepung, dan minyak nabati yang semuanya bebas kolesterol. Bahkan minyak sawit yang biasa digunakan juga tidak mengandung kolesterol sama sekali.

Yuk, simak penjelasan dari kanal YouTube SB300 Health.

img_title Manfaat Kacang Hijau Ternyata Bisa Turunkan Kolesterol, Begini Cara Konsumsinya!

Penyebab sebenarnya kolesterol darah tinggi

Pertama, konsumsi lemak berlebihan, baik yang baik maupun buruk. Kedua, lemak trans dan lemak teroksidasi yang memicu peradangan kronis. Ketiga, gangguan metabolik seperti obesitas dan diabetes yang sering terjadi di masyarakat.

img_title Manfaat Kacang Mete Ternyata Bisa Cegah Batu Empedu, Ini Faktanya!

Faktor lain pemicu hiperkolesterolemia

Pertama, perlemakan hati alkoholik maupun non-alkoholik. Kelima, kebiasaan merokok yang menyebabkan peradangan. kedua, gaya hidup sedentary atau kurang gerak yang mempengaruhi metabolisme lemak dalam tubuh.

Dampak buruk pisang goreng pada kesehatan

Meski bebas kolesterol, pisang goreng mengandung karbohidrat ganda dari pisang dan tepung. Ditambah minyak goreng dan topping manis, terciptalah senyawa AGEs berbahaya. AGEs memicu stres oksidatif dan peradangan kronis dalam tubuh.

Tips aman menikmati pisang goreng

Batasi konsumsi seminggu sekali saja. Perbaiki pola makan harian dengan nutrisi seimbang. Rutin olahraga sesuai kemampuan dan berbagi dengan teman agar tidak berlebihan. Yang terpenting, nikmati tanpa rasa bersalah.

Pisang goreng memang tidak mengandung kolesterol karena berbahan nabati, tapi tetap berbahaya karena mengandung karbohidrat ganda dan dapat memicu peradangan serta stres oksidatif.