Masih Jadi Misteri! Lima Bangunan Kuno yang Bikin Para Arkeolog Kebingungan
- YouTube
Cianjur – Dunia penuh dengan misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini. Bangunan-bangunan kuno tersebar di berbagai benua dengan teknologi canggih yang sulit dipahami.
Para arkeolog modern masih kebingungan dengan teknik konstruksi masa lalu. Bagaimana mungkin peradaban kuno bisa membangun struktur megah tanpa teknologi modern?
Teknologi zaman sekarang seharusnya bisa mengungkap semua rahasia bangunan kuno. Namun kenyataannya masih banyak struktur misterius yang membuat para ahli geleng-geleng kepala.
Beberapa bangunan bahkan terlihat terlalu canggih untuk zamannya. Mari kita telusuri lima bangunan paling misterius yang sampai sekarang bikin bingung.
1. Ggantija Malta
Ggantija di Pulau Gozo Malta ternyata lebih tua dari piramida Mesir. Bangunan ini sudah berdiri sejak 3.600 tahun yang lalu ketika manusia masih hidup berburu dan bertani.
Struktur kuil ini terdiri dari batu raksasa setinggi 6 meter dengan berat mencapai 50 ton. Yang bikin bingung, bagaimana orang zaman dahulu bisa memindahkan dan menyusun batu seberat itu?
Legenda setempat menceritakan seorang wanita raksasa yang membangun struktur ini sendirian. Ggantija dipercaya sebagai tempat pemujaan Dewi kesuburan karena ditemukan beberapa patung perempuan di sana.
2. Callanish Stones Skotlandia
Callanish Stones di Pulau Lewis Skotlandia lebih tua dari Stone Henge yang terkenal. Situs ini dibangun sekitar tahun 3000 sebelum masehi di zaman Neolitikum.
Lingkaran batu besar ini terdiri dari 13 batu utama dengan satu batu tinggi di tengah. Barisan batu lain memancar ke arah utara, timur, selatan, dan barat membentuk pola seperti salib.
Batu tertinggi hampir mencapai 5 meter dan semuanya dibuat dari batu lokal. Fungsi aslinya masih menjadi misteri besar hingga sekarang.
3. Chaco Canyon Amerika
Chaco Canyon di New Mexico Amerika Serikat dulunya adalah kota besar dengan ratusan situs. Kawasan ini memiliki 13 bangunan reruntuhan utama termasuk Pueblo Bonito yang memiliki 600 ruangan.
Bangunan bertingkat empat lantai ini dibangun dengan presisi luar biasa mengikuti posisi matahari dan bulan. Yang mengherankan, tidak ada catatan sama sekali tentang siapa yang membangun atau untuk apa.
Para arkeolog menduga tempat ini dulunya pusat spiritual atau perdagangan. Yang paling misterius, penduduknya tiba-tiba menghilang tanpa perang atau bencana yang jelas.