Lima Pasukan Khusus Angkatan Laut Paling Mematikan di Asia Tenggara, Denjaka Indonesia Nomor Satu!
- YouTube
Cianjur – Kamu pasti penasaran siapa saja pasukan khusus angkatan laut paling mematikan di kawasan Asia Tenggara. Pasukan elite ini memiliki kemampuan tempur yang luar biasa dan pelatihan super berat.
Negara-negara di Asia Tenggara memang terkenal dengan pasukan militer yang kuat dan disiplin. Apalagi untuk urusan pasukan khusus angkatan laut, mereka benar-benar tidak main-main dalam hal pelatihan dan misi operasi.
Dari sekian banyak unit elite, ada lima pasukan khusus angkatan laut yang paling ditakuti musuh. Mereka sudah terbukti dalam berbagai operasi nyata dan memiliki reputasi internasional.
Penasaran siapa saja yang masuk dalam daftar pasukan khusus angkatan laut paling mematikan? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!
1. Denjaka Indonesia
Detasemen Jala Mangkara atau Denjaka memang pantas menduduki peringkat teratas. Pasukan khusus angkatan laut Indonesia ini terbentuk dari personel terpilih Kopaska dan Yon Taifib.
Satu personel Denjaka dipercaya setara dengan 120 tentara biasa. Mereka menjalani pelatihan selama empat bulan dengan standar yang sangat tinggi dan ketat.
2. Naval Diving Unit Singapura
Naval Diving Unit Singapura terkenal dengan julukan "Elite Frogman". Pasukan khusus angkatan laut ini memiliki tingkat drop out mencapai 75-80% saat pelatihan.
Mereka sering berlatih dengan pasukan elite internasional seperti Navy SEALs Amerika. Unit ini aktif dalam berbagai operasi penyelamatan dan pembongkaran ranjau bawah laut.
3. Royal Thai Navy SEALs
Royal Thai Navy SEALs Thailand menjadi terkenal setelah menyelamatkan tim sepakbola junior dari gua pada 2018. Pasukan khusus angkatan laut ini memiliki pelatihan selama 7-8 bulan.
Mereka menjalani "minggu neraka" selama 120 jam non-stop tanpa istirahat. Pelatihan ekstrem inilah yang membentuk mental dan fisik mereka menjadi sangat tangguh.
4. PASKAL Malaysia
PASKAL Malaysia dibentuk pada 1993 sebagai unit operasi khusus multifungsi. Pasukan khusus angkatan laut ini tidak hanya fokus anti-terorisme maritim tapi juga misi lainnya.
Para anggota PASKAL harus bisa lari 7,8 km dalam 24 menit dan berenang 6,4 km dalam dua jam. Mereka juga dibekali kemampuan skydiving dan berbagai skill tempur canggih.