Kapal Perang Terbesar Asia Tenggara 2025, Indonesia Juara Pertama dengan Fregat Raksasa Ini!
- YouTube
Cianjur – Asia Tenggara kini memiliki armada laut yang semakin canggih dan modern.
Berbagai negara berlomba-lomba membangun kapal perang terbesar dan tercanggih. Kompetisi ini menciptakan inovasi teknologi militer yang luar biasa. Setiap negara ingin memiliki kekuatan laut yang dominan di kawasan.
Tahun 2025 menjadi momen penting bagi perkembangan armada laut Asia Tenggara.
Banyak kapal perang baru yang telah selesai dibangun dan beroperasi. Indonesia, Filipina, Thailand, dan Myanmar menunjukkan kemajuan pesat. Mari kita lihat lima kapal fregat terbesar yang mengubah peta kekuatan laut kawasan.
Lima Kapal Fregat Terbesar Asia Tenggara
1. KRI Brawijaya (Indonesia)
Pertama, KRI Brawijaya (Indonesia) menjadi juara dengan bobot 6.270 ton. Kapal kelas Ti Revel ini memiliki panjang 143 meter dan lebar 16,5 meter.
Dibangun di galangan kapal Fincantieri Italia dengan teknologi terdepan. Dilengkapi persenjataan canggih termasuk meriam Vulkano 127 mm dan sistem peluncur rudal vertikal.
2. UMS King Talun (Myanmar)
Kedua, UMS King Talun (Myanmar) dengan bobot 3.500 ton dan panjang 135 meter. Kapal ini dibangun secara lokal oleh Angkatan Laut Myanmar sejak 2017.
Diluncurkan pada Desember 2024 bertepatan ulang tahun AL Myanmar ke-77. Dilengkapi hanggar untuk helikopter Ka-28 dan drone Schiebel Camcopter S-100.
3. UMS Bhumibol Adulyadej (Thailand)
Ketiga, UMS Bhumibol Adulyadej (Thailand) berbobot 3.700 ton dengan panjang 124,1 meter. Kapal siluman multiguna ini dibangun galangan Korea Selatan DSME.
Beroperasi sejak Januari 2019 dengan teknologi stealth yang canggih. Mampu melaju hingga 61 km/jam dengan mesin diesel dan turbin gas.
4. HTMS Naresuan (Thailand)
Keempat, HTMS Naresuan (Thailand) berbobot 2.985 ton dan panjang 120,5 meter. Kapal modifikasi dari fregat China Type 053 ini sudah beroperasi sejak 1990-an.
Dilengkapi meriam Mark 45 kaliber 127 mm dan sistem pertahanan udara. Masih aktif hingga sekarang meski usianya sudah cukup tua.
5. BRP Miguel Malvar (Filipina)
Kelima, BRP Miguel Malvar (Filipina) dengan bobot 3.200 ton dan panjang 118,4 meter. Dibangun Hyundai Heavy Industries Korea Selatan dengan teknologi modern.
Mulai beroperasi 2024 dengan persenjataan lengkap dan sistem radar canggih. Mampu berlayar 8.300 km dengan ketahanan 20 hari.
Persaingan kapal perang di Asia Tenggara semakin ketat dan menarik. Indonesia memimpin dengan KRI Brawijaya yang memiliki spesifikasi paling unggul.