Ternyata Bung Karno Punya Kebiasaan Unik Ini, Ada yang Bikin Tetangga Kesal!
- YouTube
Cianjur – Siapa yang tidak kenal dengan Bung Karno, presiden pertama Indonesia yang karismatik? Ternyata di balik sosok pemimpin besar ini, ada banyak kebiasaan unik yang jarang diketahui publik.
Kehidupan sehari-hari Soekarno memang penuh dengan hal-hal menarik yang mencerminkan kepribadiannya. Sosok yang dikenal cerdas dan tegas ini ternyata memiliki sisi-sisi menggemaskan dalam rutinitas hariannya.
Kebiasaan-kebiasaan Bung Karno ini tidak hanya sekadar rutinitas biasa, tapi juga menunjukkan karakter seorang pemimpin sejati. Mari kita simak rahasia-rahasia menarik dari kehidupan sang proklamator kemerdekaan Indonesia.
Dari hobi membaca hingga selera makanan sederhana, semua aspek kehidupan Soekarno punya cerita menarik tersendiri. Yuk, kita kupas tuntas kebiasaan unik Bung Karno yang bikin kita makin kagum sama beliau!
1. Doyan Banget Baca Buku Sampai ke Kamar Mandi
Bung Karno dikenal sebagai sosok yang sangat gemar membaca buku sejak masih muda. Kebiasaan ini bahkan dilakukannya hingga ke kamar mandi, lho!
Di meja kerja dan kursi favoritnya, selalu ada tumpukan koran dan buku bacaan. Bahkan saat kuliah di HBS Surabaya, ia sering menghabiskan waktu di perpustakaan sekolah.
2. Menu Makanan Super Sederhana, Cuma Sayur Lodeh!
Siapa sangka presiden pertama RI ini punya selera makan yang sangat sederhana? Makanan favorit Bung Karno adalah sayur lodeh dan sayur asam dengan nasi satu mangkuk kecil.
Menu hariannya dilengkapi telur mata sapi, ikan asin, dan sambal yang wajib disajikan di atas cobek. Minumnya pun cuma teh biasa, bukan minuman mewah!
3. Suka Nyanyi di Kamar Mandi
Kebiasaan paling unik Bung Karno adalah suka menyanyi sambil mandi dengan suara keras. Bahkan teman-teman politiknya sering mengomentari kebiasaan ini karena mengganggu.
Lagu favoritnya adalah "One Day When We Were Young" karya komposer Johann Strauss. Ia tidak peduli jika nyanyiannya mengganggu orang lain di sekitarnya!
4. Rajin Menulis Artikel di Media Massa
Sejak muda, Soekarno sudah aktif menulis di berbagai media massa. Artikel pertamanya dimuat di koran Oesan Hindia pada 21 Januari 1921.
Kebiasaan menulis ini terus dilakukannya hingga dewasa untuk menyampaikan pemikiran politik. Tulisan-tulisannya sering menjadi bahan diskusi di kalangan pergerakan nasional.