Pemilihan Paus Bisa Sampai 3 Tahun? Ini Fakta Menarik Konklaf Paling Lama dalam Sejarah Gereja Katolik
- pinterest.com
Cianjur – Proses konklaf dalam Gereja Katolik selalu menyimpan banyak fakta yang bikin penasaran. Bukan cuma soal pemilihan paus, tapi juga cerita-cerita di balik dinding tertutupnya.
Salah satu fakta paling menarik adalah konklaf yang berlangsung hampir tiga tahun lamanya. Kejadian ini jadi salah satu bab paling unik dalam sejarah Gereja Katolik.
Konklaf ini tidak terjadi di Vatikan seperti biasanya, tapi di kota kecil bernama Viterbo. Kisahnya penuh drama dan tekanan, bahkan dari warga kota sendiri.
Bagi para pecinta sejarah, konklaf ini layak disebut sebagai salah satu momen paling luar biasa dalam tradisi Katolik.
1. Konklaf Terlama Terjadi di Viterbo, Hampir 3 Tahun Penuh
Konklaf terlama dalam sejarah Gereja Katolik terjadi di kota kecil bernama Viterbo, Italia, dari tahun 1268 sampai 1271. Para kardinal butuh waktu hampir tiga tahun hanya untuk memilih satu orang paus, yaitu Paus Gregorius X.
Lama banget, ya? Waktu itu, situasinya memang rumit. Dua kubu besar—satu pro Paus dan satu pro Kekaisaran Romawi Suci—ngotot mempertahankan pilihan masing-masing. Akibatnya, proses pemilihan pun jadi buntu dan molor sangat lama.
2. Warga Kota Copot Atap Ruangan Konklaf Karena Frustrasi
Penduduk kota Viterbo yang awalnya sabar, lama-lama ikut kesal. Bayangkan, ratusan hari berlalu dan para kardinal belum juga menentukan paus baru. Akhirnya, warga turun tangan dengan cara unik.
Mereka mencopot atap gedung tempat para kardinal dikurung. Tujuannya biar mereka kena panas, hujan, dan merasa tidak nyaman. Bahkan, makanan mereka dibatasi hanya roti dan air, supaya cepat-cepat mengambil keputusan.
3. Istilah Konklaf Lahir dari Aksi Mengunci Para Kardinal
Dari kisah ini, muncullah istilah “konklaf” yang artinya “dikunci bersama”. Istilah ini muncul karena para kardinal literally dikurung agar fokus memilih paus. Mereka tidak boleh berhubungan dengan dunia luar sampai pemilihan selesai.
Tradisi ini masih dijaga sampai sekarang. Setiap kali ada konklaf, para kardinal masuk ke dalam Kapel Sistina di Vatikan dan tidak boleh keluar sampai satu nama disepakati.