Ramalan Kuno Tentang Indonesia, Benarkah Negeri Terpilih di Akhir Zaman?

Ramalan Kuno
Sumber :
  • YouTube

Cianjur – Pernahkah kamu mendengar ramalan kuno yang menyebut Indonesia sebagai negeri istimewa? Ramalan ini ternyata sudah ada sejak 1400 tahun lalu dari sosok mulia Ali bin Abi Thalib.

img_title Ramalan Prabu Siliwangi yang Terbukti di Era Modern, Benarkah?

Di tengah konflik Iran-Israel yang memanas, banyak orang mulai mengingat kembali nubuat kuno ini. Ramalan tersebut menyebut akan ada negeri di timur yang mencapai puncak kejayaan di akhir zaman.

Kitab Al Jafr mencatat negeri yang disebut "Al-Yaban" akan menjadi mercusuar peradaban. Para ulama meyakini istilah ini merujuk pada Indonesia, bukan Jepang seperti yang sering disalahpahami.

img_title Wangsit Prabu Siliwangi Sebelum Menghilang, Sekarang Jadi Kenyataan?

Ciri-ciri negeri dalam ramalan tersebut sangat cocok dengan kondisi Indonesia saat ini. Mari kita telusuri kebenaran ramalan yang mencengangkan ini.

Informasi ini dilansir dari YouTube Kisah Trending.

img_title Sunda Land Diduga Atlantis Asia, Fakta Mengejutkan di Bawah Laut Nusantara

Delapan Ciri Negeri Al-Yaban Menurut Ali bin Abi Thalib

Menurut Sayyidina Ali, negeri Al-Yaban memiliki karakteristik yang sangat spesifik. Pertama, mayoritas penduduknya beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.

Kedua, penduduknya berasal dari kelompok non-Arab yang dikenal sebagai pembaca Al-Quran. Ketiga, negeri ini memiliki ratusan pulau dengan banyak keturunan Rasulullah yang bermukim di sana.

Keempat, negara ini sering dilanda gempa bumi karena letak geografisnya. Kelima, menjalin hubungan baik dengan negeri-negeri timur seperti China dan Korea.

Yang paling menarik, kitab kuno ini menyebutkan negeri tersebut akan terbuka kejayaannya di masa Imam Mahdi dan Nabi Isa. Semua ciri ini sangat sesuai dengan kondisi Indonesia modern.

Mengapa Al-Yaban Diterjemahkan Sebagai Indonesia Bukan Jepang

Kata "Al-Yaban" dalam kitab Al Jafr sebenarnya adalah pelafalan Arab dari "Al-Yaban". Istilah ini mengalami proses transliterasi yang panjang dalam sejarah.

Para ahli bahasa menyatakan "Al-Yaban" berasal dari Sanskrit "Yavana" yang merujuk pada Pulau Jawa. Bahkan dalam peta kuno Belanda, ada daerah di Jawa yang disebut "Jep" yang mirip dengan Jepang.

Dr. Muhammad Ali dalam bukunya menjelaskan bahwa istilah tersebut pun diadopsi dari bahasa Sanskerta. Kata "Yavan Vipam" mengalami transliterasi menjadi "Java Vipa" yang artinya Pulau Jawa.

Dengan demikian, negeri Al-Yaban yang disebutkan Ali bin Abi Thalib merujuk pada Nusantara. Pulau Jawa menjadi bagian penting dalam ramalan tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title