Wah! Ini 5 Kapal Cepat Torpedo Paling Menakutkan di Asia Tenggara, Indonesia Masuk!
- YouTube
Cianjur – Kapal cepat torpedo merupakan jenis kapal patroli yang cukup langka di zaman modern ini. Kapal ini sering disebut juga sebagai kapal pemburu kapal selam atau submarine chaser.
Dengan dimensi kecil dan kecepatan tinggi, kapal cepat torpedo memiliki peran khusus yang vital. Tugasnya adalah menemukan, memburu, dan menghancurkan kapal selam dengan cepat dan efektif.
Di kawasan Asia Tenggara, beberapa negara masih mengoperasikan kapal torpedo canggih hingga kini. Meski populasinya sedikit, kemampuan tempur kapal-kapal ini sangat menakutkan musuh.
Berdasarkan spesifikasi, persenjataan, dan teknologi yang dimiliki, mari kita bahas lima kapal paling mematikan. Siapa sangka Indonesia juga punya kapal torpedo yang cukup mengerikan!
1. Shershen Class (Vietnam & Kamboja)
Kapal Shershen Class dikembangkan Uni Soviet pada 1960-an dengan sebutan Project 206 Storm. Kapal sepanjang 34,08 meter ini dirancang sebagai kapal serang cepat yang mudah diproduksi.
Berbekal tiga mesin diesel 3.000 KW, kapal ini mampu melaju hingga 83 km/jam. Persenjataannya meliputi empat tabung torpedo 533 mm, meriam AK-230, dan rudal pertahanan udara.
2. Turya Class (Vietnam & Kamboja)
Turya Class merupakan pengembangan dari Shershen Class dengan teknologi hydroplane tambahan. Kapal sepanjang 39,6 meter ini mampu melaju 74 km/jam meski dalam gelombang tinggi.
Dilengkapi torpedo anti-kapal selam dan anti-kapal permukaan berkaliber 533mm. Persenjataan lainnya termasuk meriam ganda AK-725 57mm dan meriam 25mm untuk pertahanan.
3. Fearless Class (Singapura & Brunei)
Kapal patroli buatan Singapura ini memiliki fungsi hampir sama dengan kapal torpedo. Dengan panjang 55 meter dan bobot 500 ton, kapal ini jauh lebih besar dari pendahulunya.
Dilengkapi tabung peluncur torpedo triple 324mm B515 buatan Italia. Torpedo Eurotorp A244S yang digunakan memiliki jangkauan hingga 13,5 km untuk misi anti-kapal selam.
4. FPB-57 Nav-2 (Indonesia)
Indonesia memiliki dua unit kapal torpedo buatan PT PAL berdasarkan lisensi Jerman. KRI Singa-651 dan KRI Ajak-653 telah beroperasi sejak 1988 hingga kini.
Kapal sepanjang 58,1 meter ini mampu melaju 50 km/jam dengan jangkauan 1.100 km. Persenjataan utamanya adalah torpedo SUT 533mm buatan Jerman yang diproduksi lokal oleh PT DI.