Wow! 5 Drone Militer Terbesar di Asia Tenggara 2025, Indonesia Juara Berapa?

Drone Militer Terbesar di Asia Tenggara
Sumber :
  • YouTube

Cianjur – Perkembangan teknologi militer di Asia Tenggara semakin pesat, terutama dalam bidang drone atau UAV (Unmanned Aerial Vehicle). Berbagai negara berlomba mengakuisisi drone militer canggih untuk memperkuat pertahanan nasional mereka.

img_title Kenapa Helikopter Rusia Begitu Tangguh? Ini Dia Tiga Pabrik Helikoptert Terbaiknya yang Terkenal di Dunia

Indonesia menjadi salah satu negara yang paling aktif dalam pengadaan drone militer terbaru. Negara-negara lain seperti Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Myanmar juga tidak mau ketinggalan dalam modernisasi alutsista udara.

Drone militer modern memiliki kemampuan yang sangat mengesankan, mulai dari pengintaian hingga serangan presisi. Teknologi ini telah mengubah cara berperang dan strategi pertahanan di kawasan Asia Tenggara.

img_title Rusia Tekan Guliepol Ukraina Lambat Tapi Pasti, Bukan Ofensif Kilat Spektakuler!

Mari kita simak lima drone militer terbesar yang kini beroperasi di kawasan Asia Tenggara. Daftar ini menunjukkan seberapa serius negara-negara dalam mengembangkan kekuatan udara tanpa awak.

5. Bayraktar TB3 - Drone Tempur Turki Andalan Indonesia

img_title Rusia Kuasai Gerasimovka Tanpa Ofensif Besar, Strategi Erosi Pelahan Ukraina!

Bayraktar TB3 menempati posisi kelima dalam daftar drone militer terbesar di Asia Tenggara. Drone buatan Turki ini baru diakuisisi Indonesia saat kunjungan Presiden Erdogan pada Februari 2025.

TB3 merupakan drone tempur Medium Altitude Long Endurance (MALE) dengan kemampuan operasi dari kapal induk. Berat lepas landas maksimumnya mencapai 1.450 kg dengan dimensi panjang 8,35 meter dan bentang sayap 14 meter.

Drone ini dilengkapi enam hard points yang mampu membawa muatan hingga 280 kg. Persenjataan yang bisa dibawa meliputi bom pintar, rudal udara-ke-darat, dan rudal berpemandu laser.

Indonesia menjadi pengguna pertama TB3 di dunia setelah Turki dengan total 60 unit. TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara akan mengoperasikan drone canggih ini.

4. IAI Heron - Mata-Mata Udara dari Israel

Israel Aerospace Industries (IAI) Heron menempati posisi keempat sebagai drone militer terbesar. Drone yang diperkenalkan tahun 2005 ini termasuk kategori MALE untuk misi pengintaian dan pengawasan.

Heron memiliki berat lepas landas maksimum 1.150 kg dengan dimensi panjang 8,5 meter. Bentang sayapnya mencapai 16,6 meter, lebih lebar dari TB3 namun dengan fungsi yang berbeda.

Drone ini bukan untuk tempur, melainkan khusus pengumpulan data intelijen dan pengawasan. Kemampuan terbangnya mencapai ketinggian 10.000 meter dengan daya tahan hingga 52 jam tanpa henti.

Halaman Selanjutnya
img_title