Benarkah Indonesia adalah Atlantis yang Hilang? Ini Bukti Mengejutkan dari Candi Borobudur!
- YouTube
Cianjur – Pernahkah kamu mendengar teori bahwa Indonesia adalah benua Atlantis yang hilang? Teori kontroversial ini dikemukakan oleh Profesor Arisio Santos dari Brazil dalam penelitiannya selama 30 tahun.
Santos menyatakan bahwa Indonesia memiliki 33 kesamaan dengan deskripsi Atlantis menurut Plato. Mulai dari luas wilayah, cuaca tropis, kekayaan alam, hingga sistem pertanian terasering yang unik.
Candi Borobudur juga disebut sebagai salah satu bukti peradaban Atlantis di Indonesia. Bentuk stupa dan relief esoteris di candi ini dianggap mirip dengan deskripsi bangunan Atlantis.
Ramalan kuno dari Sayidina Ali bin Abi Thalib juga menyebutkan kebangkitan negeri timur bernama Alyaban. Banyak ulama meyakini bahwa negeri yang dimaksud adalah Indonesia atau Nusantara.
Bukti-bukti Teori Atlantis di Indonesia
Pertama, kesamaan geografis dan alam.
Profesor Santos menemukan bahwa Indonesia memiliki karakteristik yang persis dengan deskripsi Atlantis. Kepulauan vulkanik, iklim tropis, dan kekayaan alam yang melimpah menjadi bukti utama.
Kedua, sistem pertanian terasering khas Indonesia.
Santos menyatakan bahwa sistem sawah bertingkat di Indonesia diadopsi oleh berbagai peradaban kuno. Termasuk dalam pembangunan Candi Borobudur, piramida Mesir, dan bangunan Aztec di Meksiko.
Ketiga, catatan sejarah peziarah Tiongkok Fahien.
Pada tahun 337-422 Masehi, Fahien mencatat adanya bangunan luar biasa di Jawa. Bangunan ini diduga adalah Candi Borobudur yang sudah ada sebelum tahun 750 Masehi.
Misteri Candi Borobudur yang Belum Terpecahkan
Candi Borobudur memiliki banyak misteri yang hingga kini belum terpecahkan sepenuhnya. Bangunan megah ini pernah ditinggalkan selama berabad-abad sebelum ditemukan kembali tahun 1814.
Alasan mengapa Borobudur ditinggalkan masih menjadi perdebatan para ahli. Letusan Gunung Merapi dan perpindahan ibu kota kerajaan menjadi dugaan utama penyebabnya.
Relief dan arsitektur Borobudur menunjukkan tingkat peradaban yang sangat maju. Hal ini membuat sebagian peneliti yakin bahwa candi ini adalah warisan peradaban kuno yang lebih tua.
Ramalan Akhir Zaman tentang Kebangkitan Nusantara
Kitab Aljafr mencatat ramalan Sayidina Ali tentang negeri Alyaban di timur. Negeri ini memiliki ciri-ciri yang sangat mirip dengan Indonesia modern saat ini.