Sistem Pertahanan Iran Terbukti Tangguh, Hanya 5 Persen Kekuatan Diaktifkan untuk Hadapi Israel!

Sistem Pertahanan Iran
Sumber :
  • YouTube

CianjurKonflik terbaru antara Iran dan Israel selama 12 hari telah mengungkap fakta mengejutkan tentang sistem pertahanan udara Iran. Meski menghadapi serangan canggih dari Israel, Iran hanya mengaktifkan kurang dari 5% dari total kekuatan sistem pertahanannya.

img_title Deretan Jet Tempur Legendaris Iran yang Masih Terbang Hingga Kini, Ada yang dari Amerika!

Strategi unik ini membuktikan bahwa Iran memiliki pendekatan jangka panjang dalam menghadapi ancaman militer.

Perang modern kini tidak lagi mengandalkan konfrontasi udara langsung seperti di masa lalu. Israel memilih strategi serangan berbasis drone dan rudal jarak jauh untuk menghindari risiko kehilangan pilot jet tempur.

img_title Pesawat Bomber Legendaris B-25 Mitchell yang Ubah Jalan Perang Dunia 2

Pendekatan ini memungkinkan Israel menyerang target strategis tanpa masuk ke wilayah udara Iran secara langsung.

Sistem pertahanan udara Iran ternyata dibangun dengan konsep berlapis yang sangat efektif. Dari sistem Bavar-373 untuk ancaman jarak jauh hingga Herz-9 untuk intersepsi ketinggian rendah, semuanya dirancang untuk bekerja secara sinergis.

img_title Tank Boat Antasena Buatan Indonesia Ini Jadi Incaran Banyak Negara Luar

Mobilitas dan fleksibilitas menjadi kunci utama dalam strategi pertahanan Iran yang sulit diprediksi musuh.

Meski mengalami kerugian material yang cukup besar, Iran berhasil menunjukkan kemampuan pertahanannya dengan menembak jatuh 8 drone canggih Israel.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa sistem pertahanan berlapis Iran masih sangat efektif meski hanya sebagian kecil yang diaktifkan dalam konflik tersebut.

Informasi ini dilansir dari YouTube InTrik.

Pertama, Strategi Serangan Israel Tanpa Konfrontasi Langsung

Israel mengandalkan drone siluman seperti Hermes-900 dan Heron-TP untuk pengintaian dari luar wilayah udara Iran. Koordinat target kemudian diserahkan kepada peluncur rudal berawak dari luar perbatasan Iran.

Kampanye dimulai dengan serangan rudal jarak jauh seperti Rampage yang menghancurkan radar Iran. Setelah itu, rudal jelajah Delilah dan rudal balistik Lora diluncurkan untuk serangan yang lebih dalam ke wilayah Iran.

Kedua, Struktur Pertahanan Berlapis Iran yang Mengejutkan

Iran mengoperasikan lebih dari 900 sistem pertahanan buatan dalam negeri, jauh melampaui 31 sistem buatan Barat sebelumnya. Sistem pertahanan bergerak Iran beroperasi seperti hantu yang sulit terdeteksi dan sangat fleksibel dalam pergerakannya.

Memanfaatkan geografi pegunungan Zagros dan Alborz, Iran membangun struktur pertahanan yang sulit ditembus. Mobilitas dan penyebaran taktis menjadi andalan utama dibanding dominasi statis di satu lokasi.

Halaman Selanjutnya
img_title