Kebakaran California 2025 Seperti Neraka di Bumi Amerika, Pengungsi Mirip Gaza!
- id.pinterest.com
Cianjur – Tahun 2025 menjadi tahun yang sangat berat bagi Amerika Serikat, khususnya California. Kebakaran hutan Los Angeles yang terjadi sejak awal tahun telah menciptakan kondisi yang sangat mengerikan.
Bencana kebakaran California kali ini benar-benar luar biasa dahsyatnya. Tidak hanya satu titik api, melainkan muncul di berbagai wilayah secara bersamaan.
Kondisi pengungsi kebakaran Los Angeles yang viral di media sosial mengingatkan kita pada situasi Gaza. Mereka berdesakan tanpa tenda yang memadai, hanya mengandalkan barang seadanya.
Presiden Donald Trump bahkan enggan memberikan bantuan dana untuk korban kebakaran. Keputusan kontroversial ini menambah penderitaan warga yang sudah kehilangan rumah.
Informasi ini dilansir dari YouTube Republika Mahasiswa.
Dampak Kebakaran yang Mencengangkan
Kebakaran Los Angeles telah merusak lebih dari 12.300 bangunan dalam hitungan hari. Kerugian material diperkirakan mencapai ribuan triliun rupiah.
Belasan ribu hektar lahan hangus terbakar habis. Asap tebal membumbung tinggi hingga mencemari udara dan membahayakan kesehatan warga.
Titik Api Baru Terus Bermunculan
Kebakaran Hugs Fire di utara Los Angeles menghanguskan 9.400 hektar dalam hitungan jam. Angin kencang 32-48 km/jam memperparah penyebaran api.
Lebih dari 31.000 warga dievakuasi paksa dari rumah mereka. Bahkan 500 narapidana dari penjara setempat juga harus dipindahkan.
San Diego Ikut Terbakar
Kebakaran juga menyebar ke San Diego dengan tiga titik berbeda. Kebakaran Pala Mesa membakar 80 hektar, sementara Pala membakar 17 hektar.
Perintah evakuasi sempat diberlakukan namun dicabut setelah situasi terkendali. Petugas pemadam berhasil menghentikan laju api dengan cepat.
Sikap Kontroversial Trump
Trump menahan bantuan untuk California hingga negara bagian mengubah pengelolaan air. Dia mengklaim konservasi ikan bertanggung jawab atas habisnya air hidran kebakaran.
Partai Republik California menolak usulan sang Presiden. Hubungan tegang antara California liberal dengan pemerintahan Trump semakin memburuk.
Ancaman Bencana Susulan
Setelah kebakaran mereda, ancaman baru berupa banjir dan tanah longsor menanti. Gas beracun dari asap kebakaran juga mencemari udara dalam jangka panjang.
Kondisi ini membuat Amerika Serikat benar-benar dalam status darurat bencana. Pemulihan wilayah terdampak diprediksi akan memakan waktu sangat lama.