Republik Sakha, Tempat Terdingin di Dunia? Ini Fakta Unik Kehidupan Warga di Tengah Suhu Ekstrim
- YouTube
Cianjur – Pernahkah kamu membayangkan tinggal di tempat yang lebih dingin dari freezer kulkas? Republik Sakha di Rusia adalah jawaban dari pertanyaan tersebut.
Republik Sakha Yang dikenal sebagai Siberia ini menjadi rumah bagi hampir 1 juta penduduk yang berhasil bertahan hidup di suhu dingin yang ekstrim.
Suhu di Republik Sakha bisa mencapai minus 71,2 derajat Celcius, jauh lebih dingin dari freezer biasa yang hanya minus 17 derajat.
Bayangkan saja, di tempat ini hanya ada 3 bulan musim panas dalam setahun. Sisanya adalah musim dingin yang sangat menggigit hingga tulang.
Kondisi cuaca dingin ekstrim ini membuat kehidupan di Sakha penuh tantangan unik. Penduduk setempat harus menggunakan berbagai cara kreatif untuk bertahan hidup.
Berikut ini fakta unik kehidupan di Republik Sakha
1. Trik Jitu Agar Mobil Tidak Mati di Cuaca Ekstrim
Pemilik mobil di Sakha harus merogoh kocek dalam untuk perawatan kendaraan. Ada beberapa cara yang mereka lakukan:
Parkir di gedung berpemanas - Cara paling aman tapi mahal
Pakai selimut mobil - Solusi sementara saat berbelanja
Biarkan mesin menyala terus - Boros bensin tapi efektif
Panaskan mesin pakai alat khusus - Seperti hair dryer raksasa
Keluarkan aki dan kuras bahan bakar - Cara ekstrem saat musim dingin
2. Berburu Ikan di Danau Beku Jadi Mata Pencaharian
Republik Sakha memiliki lebih dari 800.000 danau yang membeku saat musim dingin. Penduduk setempat memanfaatkan momen ini untuk mencari ikan segar. Mereka menggunakan linggis atau gergaji mesin untuk membobol es setebal 2 meter.
Harga ikan di sini sangat terjangkau, mulai dari Rp20.000 per ekor. Pasar ikan Yakutsk menjadi daya tarik wisata karena ikan-ikan dipajang begitu saja tanpa takut basi.
3. Sumber Daya Alam Berlimpah di Balik Dinginnya Cuaca
Ternyata 99% produksi berlian Rusia berasal dari Republik Sakha. Wilayah ini juga kaya akan:
Tambang emas dan perak
Deposit timah dan uranium
Cadangan minyak bumi dan gas alam
Kekayaan alam inilah yang membuat penduduk betah tinggal di tempat sedingin ini.