Cara Mengatasi Api Kompor Merah Cukup Menggunakan Alat Sederhana, Bikin Masak Lebih Cepat dan Hemat Gas!
- Youtube
Cianjur – Kadang tanpa disadari, api kompor bisa berubah warna jadi merah. Masalah ini bikin masak nggak cepat, malah bikin boros dan gas cepat habis.
Padahal ada cara mudah buat atasi api kompor yang berubah merah. Cukup sentuh beberapa bagian penting dengan alat sederhana seperti cotton bud, hasilnya bisa langsung kelihatan.
Kalau dibiarkan, kompor yang apinya merah bikin proses masak jadi lebih lama. Selain itu, cara kerjanya jadi nggak maksimal dan malah buang-buang gas.
Dengan langkah yang tepat, kompor bisa kembali normal dan nyala biru seperti semula. Masak pun jadi lebih cepat, lebih hemat gas, dan pastinya mudah dilakukan.
1. Cek Setelan Angin di Bawah Kompor
Langkah pertama, coba lihat bagian bawah kompor. Di situ ada setelan angin yang bentuknya bulat. Kalau terlalu tertutup, pembakaran jadi nggak sempurna dan api berubah merah.
Putar setelannya ke kiri atau ke kanan pelan-pelan. Lakukan sambil menyalakan kompor. Kalau beruntung, cara ini bisa langsung bikin api kembali biru.
2. Buka Bagian Srobong atau Kepala Api
Kalau langkah pertama belum berhasil, waktunya buka bagian kepala api atau srobong. Bagian ini biasanya dikunci, jadi butuh tang kecil buat membukanya.
Setelah terbuka, bagian dalam bisa dicek dan dibersihkan. Biasanya kotor karena kerak lama atau debu yang menumpuk.
3. Bersihkan Jalur Gas dari Sarang Laba-Laba
Salah satu penyebab utama api merah adalah jalur gas yang tertutup sarang laba-laba. Serangga kecil sering masuk tanpa disadari.
Cukup pakai cotton bud atau kuas kecil. Bersihkan semua bagian, terutama lubang-lubang kecil di sekitar kepala api. Pastikan jalur gas bersih total.
4. Coba Nyalakan Lagi Setelah Dibersihkan
Setelah dibersihkan, pasang lagi semua komponen seperti semula. Pastikan letaknya pas dan kencang.
Lalu nyalakan kompor dan perhatikan warnanya. Kalau sudah biru, berarti semua langkah berhasil dilakukan.
5. Bisa Diterapkan di Kompor Lain, Bukan Hanya Miyako
Meski contoh yang digunakan adalah kompor Miyako, cara ini bisa dipakai di kompor lain. Seperti Rinnai, Komatsu, atau merek gas lainnya.