Lampu LED Mati? Ini Tips 5 Cara Mudah Super Ampuh Servis Lampu LED Sendiri di Rumah
- Youtube.com
Cianjur – Lampu LED di rumah tiba-tiba mati total? Jangan buru-buru membuangnya atau langsung beli yang baru. Bisa jadi kerusakannya ringan dan masih bisa kamu perbaiki sendiri di rumah tanpa harus ke tukang servis.
Permasalahan lampu LED seringkali hanya terletak pada satu atau dua komponen kecil saja. Salah satu penyebab utamanya adalah kerusakan pada LED di bagian dalam, yang ternyata bisa diganti dengan alat sederhana.
Kamu bisa melakukan perbaikan ini dengan tips sederhana tampa harus pergi ke tukang lampu. 5 cara mudah berikut ini akan memberikan informasi dans solusi alternatif memperbaiki lampu di rumah.
Berikut lima langkah mudah yang bisa kamu coba untuk memperbaiki lampu LED mati total. Yuk simak dengan cermat supaya hasil lebih maksimal!
1. Bongkar casing lampu LED dengan hati-hati
Langkah pertama adalah membuka casing lampu. Kamu bisa menggunakan alat tipis seperti cutter atau pisau kecil.
Cari celah di pinggir lampu dan congkel pelan-pelan agar casing bisa terbuka tanpa merusaknya. Cara ini cukup mudah, asalkan kamu sabar dan tidak terburu-buru.
2. Cek semua LED, cari yang terbakar atau putus
Setelah casing terbuka, perhatikan deretan LED-nya. Biasanya, lampu mati total disebabkan oleh satu LED yang putus atau terbakar.
LED yang rusak biasanya terlihat gosong atau warnanya coklat. Tandai bagian tersebut agar kamu tahu komponen mana yang perlu diganti.MUDAH
3. Siapkan chip LED baru dengan voltase yang sesuai
Gunakan chip LED pengganti yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, jika LED lama memakai chip 9 volt, maka chip penggantinya juga harus 9 volt.
Kamu bisa beli chip LED ini secara online atau di toko elektronik terdekat. Pastikan juga bentuk dan ukuran chip-nya pas.
4. Panaskan LED rusak, lalu lepas dengan pinset
Gunakan korek api, solder, atau alat pemanas lain untuk memanaskan area LED yang rusak.
Tujuannya agar timahnya meleleh sehingga LED lama bisa dilepas dengan mudah menggunakan pinset. Jangan terburu-buru, karena PCB-nya bisa rusak jika terlalu panas.
5. Pasang chip baru, perhatikan posisi kutubnya