Kabel Charger Hampir Putus? Coba 5 Cara Simpel ini Biar Awet, Salah Satunya Trik Lakban Super Ampuh !
- https://youtu.be/M55Kaw_8zkA?si=vhhtTKCOadgYWNRl
Cianjur – Pernah tidak kamu kesal gara-gara kabel charger cepat banget rusak Baru dipakai sebentar, eh ujung kabel sudah kelihatan serabut dan nyaris putus. Kamu tidak sendiri banyak orang yang mengalami hal serupa.
Kalau sudah begini, bukan cuma bikin ribet, tapi juga bisa bikin bahaya. Apalagi kalau kamu tetap maksa pakai kabel yang udah rusak.
Kondisi ini bisa dicegah, dengan beberapa cara simpel supaya kamu tidak bolak-balik beli kabel charger baru. Dijamin cara ini bisa bikin awet dan sebagai langkah antisipasi kabel charger rusak.
Berikut kita bahas satu-satu cara mengatasi kabel charger yang hampir putus. Salah satunya menggunkanakan bahan sederhana seperti lakban. Penasaran ? yuk simak trik dan caranya!
1. Jangan menekuk ujung kabel secara berlebihan
Ujung kabel adalah bagian paling rawan rusak karena di situ banyak komponen halus.
Kalau kamu sering menekuk atau melipat bagian ini, lama-lama bagian dalamnya bisa patah dan terputus.
Usahakan untuk menggulung kabel dengan longgar dan hindari menekuk di titik yang sama terus-menerus.
2. Hindari menaruh kabel di dalam tas yang penuh
Saat kamu memasukkan kabel ke tas yang isinya padat, kabel bisa terhimpit oleh barang-barang lain seperti buku, botol, atau make up.
Tekanan ini bisa membuat kabel melengkung secara paksa, yang akhirnya bikin bagian dalam kabel terganggu dan cepat rusak.
Lebih baik simpan kabel di tempat khusus atau gunakan pouch kecil agar tetap aman.
3. Jangan mengikat kabel terlalu erat pada benda lain
Mengikat kabel ke adaptor atau powerbank kelihatannya praktis, tapi justru berisiko merusak kabel.
Saat kamu menarik-narik kabel yang terikat erat, tekanan pada bagian ujung akan makin besar dan mempercepat kerusakan.
Lebih baik gunakan pengikat kabel khusus yang tidak terlalu kencang agar tetap aman dan rapi.
4. Tambahkan plester atau lakban di bagian pangkal kabel
Bagian pangkal kabel (dekat colokan) sering jadi titik lemah karena sering tertarik atau dilipat.
Dengan melilitkan plester, selotip, atau lakban kain di bagian ini, kamu bisa memberi perlindungan tambahan.