AstraPay Genjot Digitalisasi UMKM, Targetkan 50 Ribu Merchant hingga Akhir 2026
- Foto:ist
BANDUNG – AstraPay memperkuat ekspansi di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menargetkan 50 ribu merchant hingga akhir 2026.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas ekosistem pembayaran digital sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha melalui transaksi non-tunai.
Chief Executive Officer (CEO) AstraPay, Rina Apriana, mengatakan perusahaan saat ini telah bermitra dengan lebih dari 30 ribu merchant UMKM. Jumlah tersebut ditargetkan terus bertambah seiring meningkatnya adopsi pembayaran digital di berbagai daerah.
"Target kami tahun ini mencapai 50 ribu merchant UMKM. Kami ingin semakin banyak pelaku usaha memanfaatkan pembayaran digital agar bisnis mereka lebih berkembang," ujar Rina di Bandung, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, digitalisasi transaksi tidak hanya memudahkan proses pembayaran, tetapi juga membantu pelaku UMKM memiliki pencatatan keuangan yang lebih tertata.
Data transaksi tersebut dapat menjadi rekam jejak yang memudahkan pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan.
"Dengan digital payment, transaksi lebih aman, seluruhnya tercatat, dan data itu dapat menjadi dasar bagi UMKM untuk memperoleh pinjaman atau akses pembiayaan," katanya.
Memasuki usia keenam, AstraPay juga terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pelaku UMKM, regulator hingga media, guna mempercepat literasi pembayaran digital di masyarakat.
"Kami ingin menghadirkan kolaborasi yang melibatkan seluruh stakeholder, mulai dari UMKM, AstraPay sebagai penyedia layanan pembayaran digital, media yang membantu edukasi masyarakat, hingga Bank Indonesia sebagai regulator," ujarnya.
Dari sisi bisnis, AstraPay mencatat pertumbuhan positif.
Hingga pertengahan 2026, perusahaan telah memiliki lebih dari 17,5 juta pengguna di seluruh Indonesia, memfasilitasi lebih dari 300 juta transaksi, dengan total nilai transaksi melampaui Rp150 triliun.
Di tengah persaingan industri dompet digital, AstraPay mengandalkan kekuatan ekosistem Astra sebagai keunggulan.
Berbagai layanan, mulai dari pembayaran angsuran, pembelian kendaraan, pembiayaan, hingga transaksi di jaringan bisnis Astra, terintegrasi dalam satu aplikasi.
Selain itu, AstraPay terus memperluas implementasi pembayaran digital di sektor transportasi umum.
Bersama transaksi pembayaran cicilan dan UMKM, sektor transportasi menjadi salah satu kontributor terbesar aktivitas transaksi di platform tersebut.